Welcome to the GKIP Kalvari Obaidagi Church web blog, the Christian and Misionary Aliance of Papua I Selamat datang di Web Blognya GKIP Kalvari Obaidagi, Gereja dari Aliansi Kristen dan Misionaris di Tanah Papua | We are glad you visited us here | Kami senang Anda mengunjungi kami di sini | Penggalangan Dana Pembangunan Gedung Pastori dan Gedung Gereja GKIP Kalvari Obaidagi = Nama Bank: Bank Papua. Nama Rekening : Jemaat Kalvari Obaidagi Klasis Wagamo, Nomor Rekening: 9110-2020-4798-4.

Masyarakat Intan Jaya Meminta Presiden Prabowo Hentikan Kekerasan di Papua melalui Operasi Militer

Masyarakat Intan Jaya meminta Presiden Jokowi hentikan 



Video yang beredar di Media Sosial memperlihatkan beberapa Masyarakat di Halaman depan Gedung Gereja Kemah Injil (KINGMI) Papua, Masyarakat berkumpul dan menyampaikan permintaan Penghentian Kekerasan dalam Operasi Militer Indonesia (TNI-POLRI) menghadapi kelompok Bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Dalam permintaan itu Setelah Perwakilan Pria Meminta, Mewakili Perempuan, Ibu Sevina sampaikan memohon dalam bahasa Daerah Moni kepada Presiden Prabowo untuk menghentikan Operasi Militer karena mengakibatkan Masyarakat Terbunuh, Rumah Dibakar, Ternak dan semua yang dimiliki Masyarakat lenyap, Kami meminta hentikan Kekerasan dan Selesaikan Peperangan ini dengan damai.

Sayang Operasi Militer Indonesia di Papua yang dikomandokankah oleh Joko Widodo akhir tahun 2018 hingga kini menyebar di Beberapa Daerah di Pegunungan di Papua dan Papua Barat.

Eskalasi Kekerasan di Papua semakin melebar ke beberapa Kabupaten yang sebelumnya di mulai di Nduga, selanjutnya ke Puncak, Puncak Jaya, Intan Jaya, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Mimika, Pegunungan Bintang, Sorong, dan Maybrat.

Sering kali, Pasukan TNI-POLRI tidak membedakan masyarakat sipil dan anggota TPNPB-OPM maka salah sasaran dan dituduh anggota TPNPB-OPM maka masyarakat Sipil sangat kuatir dan banyak yang mengungsi di beberapa Kabupaten di Papua.

Gedung Sekolah, Gedung Gereja, Gedung Kantor Kampung / Desa, Gedung Sekolah dan Masyarakat dijadikan Pos Gabungan TNI-POLRI di daerah Konflik.

Masyarakat menjadi korban di tengah Peperangan Pasukan TNI=POLRI dan paukan TPNPB-OPMa
 

   



Jangan komentar mengandung link pishing, spam, judi, pornography, dan Kata-kata tidak sopan yang menimbulkan salah paham dan menghina orang lain. Komentar dengan bijak.